
When we are hurt by someone, you will heard something like "..sabar, jgn marah.." atau "..releks, biarkan jer.." from people that care for you. Hohoho.. biasalah tu. However, for me, sabar saja tak cukup. Kerana, sabar ni, perasaan dia bagai pisau yang dicucuk ke hati kita tapi kita masih bertahan. Hasilnya, rasa sakit tu masih terasa sebenarnya, tapi kita tahan. Itu prinsip sabar. Lama-kelamaan, kesakitan yang kita pendam itu akan bertambah teruk, bernanah dan akan bertukar menjadi hatred; kebencian. Sebab itu juga, orang tua-tua kata "sabar pun ada hadnya".
Untuk itu, satu lagi perasaan yang perlu seiring dengan sabar ialah sikap memaafkan. Forgiving can actually release you from this pain. Sabar dan maafkan perbuatan mereka, dgn itu, kita akan membebaskan diri kita dari kesakitan dan kebencian. Hatred kills you from inside. Most people know this, but they choose to ignore it.





